Header Ads

Supaya Makin Mahir Merawat Yuk Kenali Karakter Aglaonema dari Warnanya

DOK. KABARESOLO - Empat jenis warna yang mewakili sifat serta karakter yang jadi patokan dalam perawatan, aglaonema hijau, merah, corak dan putih.


KABARESOLO.COM - Beberapa penghobi baru sering mengeluhkan kenapa beberapa jenis aglaonema sulit untuk dirawat, syukur bisa beranak pinak makin banyak, untuk sekadar bertahan hidup saja sulit, Sabtu 31 Oktober 2020.

Contoh suksom hasil kultur jaringan dan baru saja impor, sebagian besar suksom yang dijual diambil dari Thailand dan melewati perjalanan panjang.

Saking banyaknya yang dikirim rata-rata pengiriman tanpa media tanam sehingga ketika sampai ke tanah air kondisinya layu butuh recovery dan adaptasi iklim.

Namun apa yang terjadi justru setelah sampai langsung diambil pedagang dan melewati perjalanan kembali.

Sangat jarang pengimpor yang merawat terlebih dulu sebelum dijual, kecuali memang seorang kolektor sejati yang peduli dengan kondisi aglaonema yang dibeli.

Suksom masuk jenis cochin dan memang tanaman ini membutuhkan penanganan serta perawatan ekstra.

BACA: Kenapa Baru Beli Aglaonema Suksom Seminggu Langsung Mati? Pahami Hal Ini

Bagi penghobi, pembudidaya atau kolektor yang sudah berkecimpung lama di dunia aglaonema bakal tahu bagaimana merawat masing-masing jenis.

Berikut mengenal karakter aglaonema berdasarkan warna, gambaran ini bisa menjadi pijakan dalam perawatan aglaonema.

Berdasarkan buku berjudul Budidaya Aglaonema karya Ika Kurniawati terbitan Ghyyas Putra, aglaonema dibagi empat kategori warna yang membawa sifatnya:

1. AGLAONEMA WARNA HIJAU
Aglaonema jenis ini memiliki daun relatif tebal dan dikenal lebih tahan banting terhadap panas dan hujan. 
Pertumbuhan sangat cepat dan mudah sekali mendapatkan anakan.

2. AGLAONEMA WARNA CORAK
Aglaonema yang memiliki warna corak merupakan hasil silangan antara aglaonema hijau dan merah.
Warna daun hasil persilangan beranekaragam tergantung dari induk persilangan serta prosesnya.
Aglaonema jenis ini dikenal rajin bertunas, walaupun tak semudah aglaonema berdaun hijau.
Selain itu aglaonema warna corak dikenal dengan perawatannya yang mudah.

3. AGLAONEMA WARNA MERAH
Aglaonema warna merah rentan terhadap kondisi alam karena karakter ketebalan daun yang sangat tipis dan lama menghasilkan anakan.
Jenis ini cukup sulit untuk diperbanyak vauk melalui setek pucuk atau pisah rumpun.

4. AGLAONEMA WARNA PUTIH
Tanaman ini idealnya diletakkan di tempat teduh dan snagat jarang mengeluarkan tunas.
Warna putih akan keluar dengan kombinasi hijau.

Hampir mirip, berdasarkan buku Galeri Aglaonema terbitan Redaksi PS, aglaonema juga dibagi dalam empat sifat dan karakter berdasarkan warna.

1. HIJAU
Aglaonema berdaun hijau memiliki daun relatif tebal sehingga punya daya tahan kuat dan bandel, bahkan terkena guyuran air hujan pun tiidak masalah.
Aglaonema jenis ini dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat dan banyak memunculkan anakan.
Contoh aglaonema hijau adalah Madame soeroyo, Nina dan Kreshna.

2. MERAH
Umumnya aglaonema merah bersifat manja dan lebih rentan bila lingkungan tidak sesuai dengan yang diinginkannya, hal ini karena daunnya yang tipis.
Perbanyakan melalui setek pucuk atau pisah rumpun sulit karena munculnya anakan butuh waktu lama.
Contoh aglaonema merah adalah Red jewelery, cochin hybrid (contoh: suksom).

3. CORAK
Jenis ini merupakan kombinasi antara aglaonema hijau dan merah.
Itu berarti sifatnya merupakan perpaduan keduanya.
Perawatannya gampang, dikenal lumayan bandel dan termasuk jenis yang mudah memunculkan anakan, meski tidak sebanyak jenis hijau.
Contoh aglaonema coraka adalah Tiara, Dolores dan Hot lady.

4. PUTIH
Aglaonema ini memiliki pola warna putih berbintik-bintik atau loreng-loreng hijau.
Daunnya lebar dan tipis.
Bila ingin daun ini memiliki tampilan bagus sebaiknya diletakkan di tempat teduh.
Butuh waktu tertentu untuk memunculkan anakan.
Contoh aglaonema putih yakni Morodoklo dan Snow white.

Demikian mengenal sifat dan karakter berdasarkan warna, semoga bermanfaat, salam satu hobi. (*/KabareSolo.com)


Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.