Header Ads

Kenali Pupuk Aglaonema yang Merangsang Pertumbuhan Daun dan Anakan

DOK. KABARESOLO - Ini Osmocote pupuk lambat larut simak labelnya untuk kemasan atas unsur N untuk pertumbuhan daun baru segar sehat dan memperbanyak anakan prosentasenya lebih banyak.


KABARESOLO.COM - Penghobi aglaonema yang serius akan melakukan berbagai upaya agar ratu daun ini bisa tumbuh dengan optimal.

Menanam aglaonema biasanya dilakukan di pot, alasannya kita bisa mengontrol nutrisi apa yang bisa dibutuhkan sekaligus memastikan media tanam bisa memberikan yang terbaik, dan kita bisa meminimalisir patogen, penyakit atau hama dalam pot.

Tentu harus melakukan kontrol dan penjadwalan terkait apa saja yang dibutuhkan untuk aglaonema agar bisa tumbuh sesuai harapan kita terutama pemupukan, Rabu 21 Oktober 2020.

Yuk kenali pupuk atau nutrisi yang dibutuhkan tanaman agar bisa tumbuh dengan bagus.

Buku Seri Agrihobi terbitan Penebar Swadaya berjudul Tanaman Pembawa Keberuntngan Aglaonema ditulis oleh Leman menjelaskan rinci tentang pupuk yang dibutuhkan untuk aglaonema.

Tak berbeda dengan tanaman lainnya aglaonema juga membutuhkan unsur hara agar bisa tumbuh dengan optimal.

Secara ilmiah unsur hara dibagi menjadi dua yakni makro dan mikro.

Unsur makro meliputi hidrogen (H), karbon (C), oksigen (O), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), Nitrogen (N) dan fosfor (P).

Sedangkan unsur -unsur mikro meliputi tembaga (Cu), besi (Fe), boron (Bo), klor (Cl), seng (Zn), mangan (Mn) dan molibdenum (Mo).

Unsur C, H dan O biasanya terdapat dalam jumlah yang cukup bahkan sangat berlimpah di sekitar tanaman.

Sementara ketersediaan lainnya masih terbatas karena hanya terdapat pada tanah.

Terutama pada pot dengan media tanam terbatas semua unsur yang ada lama kelamaan akan habis setelah diambil yanaman secara terus menerus.

Maka tanaman perlu diberi zat hara tambahan berupa pupuk.

Nah ini yang paling penting, unsur N diperlukan lebih banyak, kenapa?

Unsur N merupakan unsur yang merangsang pertumbuhan daun segar serta sehat dan satu lagi paling penting yakni memperbanyak anakan.

Lalu unsur P bisa diberikan lebih sedikit karena ini membantu pembentukan akar, bunga dan biji.

Unsur K diberikan dengan dosis yang cukup karena memperlancar semua proses yang ada di dalam tanaman dan memperkuat jaringan sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit.

Jadi pupuk dengan unsur NPK ini yang sering digunakan para penghobi, tapi ingat lihat labelnya.

Pilih perbandingan sesuai dengan kebutuhan.

Bagi pemulia tanaman tentu lebih memilih unsur P lebih banyak karena sangat membutuhkan bunga serta biji, sebaliknya kolektor mungkin lebih fokus pada unsur K yakni kesehatan dan penampilan.

Sedangkan pembudidaya yang fokus perbanyakan tentu akan memilih lebih banyak unsur N untuk pertumbuhan daun baru segar dan memperbanyak anakan.

Silakan pilih untuk NPK perbandingan 1:1:1 atau 3:1:2.

Anda bisa melihat pada label kemasan pupuk NPK yang dijual pilih prosentase pupuk yang disesuaikan tujuan Anda.

Saatu pupuk yang digunakan penulis untuk tanaman aglaonema yang dirawat yakni Osmocote, pupuk ini pupuk lambat larut atau larut secara berkala untuk mencegah tanaman kekurangan zat hara karena bisa larut secara bertahap.

Pupuk NPK diberikan melalui akar, pupuk diserap oleh akar kemudian menuju jaringan tanaman dan memberi pertumbuhan.

Meski demikian ada juga pupuk yang diberikan untuk daun disebut juga pupuk daun.

Pupuk ini disemprotkan pada daun bisa seminggu sekali, sebulan sekali atau tiap beberapa buan sekali tergantung kebutuhan.

Keuntungan menggunakan pupuk daun lebih mudah diserap oleh daun.

Bila sudah menggunakan pupuk lambat larut sebaiknya frekuensi pemberian pupuk daun jangan terlalu sering.

Ingat aglaonema bukan tanaman yang rakus zat hara jadi hars disesuaikan dengan kebutuhan, penghobi yang merawat akan tahu kondisi tanaman dan bisa melakukan penjadwalan yang baik untuk pertumbuhan yang optimal.

Beberapa pupuk yang bisa digunakan seperti Osmocote (pupuk lambat larut), Growmore, Gandasil D, Hyponex dan Vitabloom.

Dosis pemakaian tertera pada kemasan masing-masing.

Ada juga zat perangsang tumbuh lainnya seperti Vitamin B1, Naelgro dan Atonik.

Selamat mencoba semoga bermanfaat. (KabareSolo.com/Rimawan Prasetiyo)

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.