Header Ads

Jokowi Beber Lima Tahapan 'Kebiasan Baru' Aman dari Covid-19

IST - Ilustrasi 


KABARESOLO.COM - Presiden RI Joko Widodo seriusi New Normal atau Kebiasaan Baru yang bakal dilaksanakan demi perputaran roda ekonomi bangsa tapi tetap aman dari Pandemi Covid-19.

Bukan sekadar asal launching dan sosialisasi tapi juga realisasikan Kebiasaan Baru ini melalui lima tahap, Kamis 11 Juni 2020.

Presiden Jokowi menyampaikan lima tahapan tersebut melalui akun media sosial yang terverifikasi pada kemarin, Rabu 10 Juni 2020.

Tahapan ini perupakan penyesuaian untuk menuju New Normal, tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati.

Tahap pertama yakni prakondisi yang ketat dengan sosialisasi yang sifatnya besar dan menyeluruh pada masyarakat.

Sosialisasi yang dilakukan terutama protokol kesehatan yang wajib diikuti seperti penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga imunitas tubuh.

Tahap pertama itu harus disampaikan dengan simulasi-simulasi yang baik sehingga masyarakat bisa benar-benar paham dan bisa melakukan nantinya.

Tahap kedua adalah terkait kebijakan yang diambil harus berdasarkan data dan fakta di lapangan.

"Saya minta kepala daerah yang ingin memutuskan daerahnya masuk ke fase adaptasi kebiasaan baru agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas," jelas Jokowi.

Tahap ketiga yakni penentuan prioritas tentang sektor serta aktivitas yang bisa dibuka secara bertahap harus benar-benar disiapkan secara matang.

Seperti tempat ibadah, sebelum dibuka secara bertahap menurut Jokowi sudah dipersiapkan secara baik.

Lalu di sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid-19 rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi wajib didahulukan.

Terutama sektor-sektor ini: pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi, logistik, transportasi barang, pertambangan, atau perminyakan.

Tahapan keempat, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya terkait konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah, dari provinsi hingga tingkat RT, terus diperkuat. 

Taha[an terakhir atau kelima yakni evaluasi.

"Saya meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. Meskipun sebuah daerah kasus barunya sudah menurun, kita tidak tidak boleh lengah karena kondisi di lapangan masih sangat dinamis," jelasnya.

Lima tahapan ini bila bisa dilakukan dengan baik akan membuat perekonomian yang sebelumnya terdampak bisa kembali normal.

Tahapan pertama yakni sosialisasi terkait protokol kesehatan menjadi kunci kesuksesan Indonesia bisa beraktivitas berdampingan dengan Pandemi Covid-19 tanp memperburuk atau menambah tingkat penularan virus tersebut.


Kebiasan-kebiasan baru yang mulai dipraktikkan yakni kebiasaan cuci tangan yang intensitasnya lebih tinggi, membawa hand sanitizer untuk berjaga-jaga ketika tak memungkinkan cuci tangan, lalu penggunaan masker, menjaga jarak, hindari salaman, hindari kerumunan dan senantiasa terapkan hidup sehat.

Makan makanan yang menyehatkan agar imunitas terjaga. (*/KabareSolo.com)


Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.