Header Ads

Kali Opak 'Melawan' Eksplorasi! Ikuti Jogja Rock Balancing Art Exhibition 2018

IST - Jangan lewatkan Jogja Rock Balancing Art Exhibition 2018, (insert foto) warga saat goytong royong mempersiapkan lokasi untuk kegiatan. 

Bambu-bambu itu dibelah beberapa bagian kemudian diserut menjadi bentuk tongkat-tongkat berbagai ukuran.  Tak berapa lama batang-batang bambu itu dibentuk jadi bola raksasa. 

KABARESOLO.COM - Sebuah video pendek timelapse menunjukkan kesibukan Wisnu Ajitama bersama kru-nya saat membuat karya environmental art.

Wisnu seorang seniman instalasi turut ambil bagian dalam kampanye pelestarian alam Kali (sungai) Opak.

Rangkaian event kreatif akan digelar di Kali Opak, sebuah sungai yang terletak di lereng Gunung Merapi sebelah Selatan.

IST - Kali Opak, di lokasi ini akan dilaksanakan event besar, Jogja Rock Balancing Art Exhibition 2018.


Alamat tepatnya di Dusun Dalem, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini bertajuk 'Jogja Rock Balancing Art Exhibition 2018'.

Tak hanya Wisnu yeng menunjukkan kesibukannya sejumlah warga desa pun telah bergotong royong untuk membersihkan Kali Opak sebagai lokasi kegiatan tersebut.

Event ini digagas oleh Komunitas Cinta Desa, menyajikan pameran dan workshop rock balancing art, pameran dan workshop rock painting art dan pameran environmental art.

IST - Screenshoot gambar dari video pendek timelapse pembuatan environmental art oleh Wisnu Ajitama dan kru.


Digelar pada hari Minggu,  16 September 2018 nanti mulai pukul 09.00 - 15.00 WIB.

Kusuma Prabawa seorang tim pengarah dalam penyelenggaraan event ini kepada KabareSolo.com menjelaskan kalau 'Jogja Rock Balancing Art Exhibition 2018' menyuarakan keprihatinan atas eksplorasi alam yang telah terjadi.

Event tersebut menjadi alternatif untuk mengatasi aksi eksplorasi alam yang berlebihan.

Lebih rinci Indri Lis Setyowati, ketua pelaksana kegiatan ini melalui rilis yang masuk ke KabareSolo.com, Senin (10/9/2018), menyatakan kalau eksplorasi Kali Opak memang perlu diredam.

Sungai yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar terancam rusak lantaran eksplorasi yang dilakukan.

Berawal dari keprihatinan ini maka perlu upaya kreatif, agar Kali Opak tetap lestari tapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.

Maka Komunitas Cinta Desa, yang berkedudukan di Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman ini menggagas event yang bisa menjadikan Kali Opak sebagai wahana kegiatan kreatif dan produktif.

Jadi digelarlah 'Jogja Rock Balancing Art Exhibition 2018'.

Kegiatan ini mengikutsertakan para seniman dan komunitas rock balancing art.

Ada pameran seni sekaligus workshop rock balancing art oleh para seniman dari komunitas Rock Balancing Indonesia dan Balancing Art Indonesia.

Kemudian ada juga pameran dan workshop rock painting art oleh para mahasiswa jurusan senirupa Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Selanjutnya ada pameran environmental art oleh seniman Wisnu Ajitama.

Karyanya menghiasi hutan pinus Pengger dan Watupayung Dlingo Bantul.

Di event ini digelar pula wisata UMKM oleh pengusaha UMKM Desa Tamanmartani.

Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan alam Kali Opak.

Promosikan wisata edukatif yang ramah lingkungan, mendukung peningkatan gerak perekonomian masyarakat Desa Tamanmartani melalui kegiatan pariwisata.

Memasyarakatkan Rock Balancing Art, Rock Painting Art dan Environmental Art.

IST - Warga bergotong royong persiapkan lokasi.


GRATIS

Workshop rock balancing art dan rock painting art terbuka untuk pelajar TK sampai SMA/sederajat dan umum.

Peserta tidak dipungut biaya apapun, bahkan cat dan batu disediakan oleh panitia.

Pengunjung juga tidak dikenakan tiket masuk, tiket selfi dan sebagainya.

Pengunjung hanya dipersilakan untuk mengisi sumbangan sukarela.

Kegiatan ini berlangsung di sungai,  peserta workshop,  tamu undangan maupun pengunjung diminta untuk berbusana disesuaikan dengan lokasi.

IST - Warga bergotong royong persiapkan lokasi.


PETUNJUK ARAH

Bagi pengunjung yang dari arah barat (kota Jogja), dapat menuju ke lokasi melalui Jl Jogja-Solo, setelah melintasi RS Bhayangkara di kiri jalan akan bertemu lampu lalu-lintas Proliman, selanjutnya ikuti papan petunjuk.

Bagi pengunjung dari arah Klaten, sesampai di lampu lalu-lintas Prambanan Klaten ikuti papan petunjuk. (*/KabareSolo.com)

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.