Header Ads

Arsitek Solo Ini Momenmu! ISAA 2026 Dibuka: Bawa Karyamu Tembus ASEAN

IST - Suasana booth BlueScope dalam rangkaian ARCH:ID 2026 di Jakarta sebagai bagian dari sosialisasi pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award (ISAA) 2026.

 

KABARESOLO.COM, JAKARTA - Kabar penting bagi para arsitek di Solo dan sekitarnya. Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award (ISAA) 2026 resmi dibuka, menghadirkan peluang besar untuk membawa karya lokal naik ke panggung nasional hingga ASEAN, Kamis 30 April 2026.

Ajang bergengsi ini bukan sekadar kompetisi desain, melainkan ruang pembuktian bahwa karya arsitektur Indonesia, termasuk dari Solo, mampu bersaing di level internasional.

Di balik pembukaan ISAA 2026, para pakar arsitektur menegaskan bahwa masa depan desain tidak lagi hanya soal estetika. Arsitektur kini dituntut mampu menjawab tantangan iklim dan keberlanjutan secara nyata.

Salah satu pendekatan yang menjadi sorotan adalah penggunaan baja lapis (coated steel) yang dinilai memiliki kontribusi langsung terhadap kualitas lingkungan perkotaan melalui konsep Life Cycle Thinking.

Baja, Keberlanjutan, dan Masa Depan Kota

Dalam diskusi bertajuk “Innovation and Sustainability with Coated Steel” di ARCH:ID 2026, Ar. Doti Windajani, IAI, AA (Juri ISAA 2026) menekankan pentingnya pemahaman Life Cycle Assessment (LCA) bagi arsitek.

Menurutnya, baja merupakan material berkelanjutan karena dapat didaur ulang hingga 100% serta berperan dalam ekonomi sirkular di kawasan urban.

Lebih dari sekadar material, pemilihan fasad yang tepat juga berkontribusi besar dalam menekan emisi karbon serta mengurangi efek Urban Heat Island yang semakin terasa di kota-kota besar.

Pandangan ini diperkuat oleh Ir. Budi Sumaatmadja, IAI, AA, Finalis Steel Architectural Award 2024. Ia menilai desain yang kuat lahir dari kemampuan memahami proyek secara menyeluruh.

Melalui proyek Summarecon Mall Bekasi 2, Budi mengeksplorasi metal roofing untuk menciptakan atap dinamis berbentuk ikan koi yang juga berfungsi sebagai ruang publik.

“Baja memberi fleksibilitas untuk membentuk struktur tiga dimensi yang kompleks, tanpa mengorbankan kekuatan,” jelasnya.

Tema Besar: Resilient Futures

Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan keempat Steel Architectural Awards di Indonesia. Bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), ajang ini mengusung tema:

“Shaping Resilient Futures – Timeless Design with Coated Steel.”

Tema ini menjadi ajakan bagi para arsitek untuk menghadirkan karya yang tangguh, relevan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Ar. Dill Raaj Singh, IAI, selaku Kepala Badan Penghargaan Arsitektur IAI sekaligus Komite ISAA 2026, menegaskan pentingnya momentum ini.

“Baja bukan hanya soal fungsi, tetapi juga medium ekspresi desain yang adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kategori dan Inovasi 60 Tahun COLORBOND®

ISAA 2026 membuka empat kategori utama:

Residensial: rumah tinggal, apartemen, kondominium
Komersial: mall, hotel, perkantoran, mixed-use
Industrial: pabrik, gudang, logistik
Publik & Infrastruktur: bandara, stasiun, sekolah, rumah sakit

Tahun ini juga menjadi tonggak 60 tahun COLORBOND®. Untuk merayakannya, hadir kategori khusus:

“Special Recognition: Lasting Beauty of COLORBOND®”
bagi bangunan yang telah beroperasi minimal 5 tahun dan tetap mempertahankan kualitas estetika serta ketahanannya.

ISAA 2026 merupakan tahap seleksi nasional. Pemenangnya akan otomatis mewakili Indonesia di ASEAN Steel Architectural Awards (SAA) 2026 di Thailand.

Ajang ini melibatkan Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Pemenang tingkat ASEAN akan mendapatkan kesempatan eksklusif berupa kunjungan selama satu minggu ke fasilitas BlueScope di Australia.

Lebih dari Sekadar Kompetisi

Monika Frederika, Marketing Manager PT NS BlueScope Indonesia, menegaskan bahwa ISAA adalah ruang kolaborasi.

“Di banyak negara maju, baja sudah menjadi bagian penting arsitektur berkelanjutan. Kami ingin mendorong eksplorasi serupa di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, ajang ini bukan soal siapa yang paling unggul, melainkan bagaimana komunitas arsitektur bisa saling menginspirasi dan berkembang bersama.

Arsitek Solo Tunjukkan Karyamu

Bagi arsitek Solo, ini bukan sekadar ajang lomba—ini peluang untuk membawa identitas kota budaya ke panggung global.

Dengan karakter Solo yang kuat dalam kearifan lokal dan perkembangan urban yang pesat, karya dari kota ini memiliki potensi besar untuk tampil unik, kontekstual, dan berkelanjutan.

Periode pendaftaran ISAA 2026 dibuka hingga 30 Mei 2026.
Syarat utama: proyek harus sudah selesai dan beroperasi penuh paling lambat Februari 2026.

Informasi lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui:
https://steelarchitecturalaward.com/. (*)



Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.