Header Ads

Reborn Rich: 5 Keculasan Jin Dong Ki dalam Merebut Soonyang dari Saudara-saudaranya

 

IST - Sosok Jin Dong Ki dalam Reborn Rich yang punya nafsu serakah dan menghalalkan segala cara untuk menguasai harta keluarganya.

KABARESOLO.COM - Dalam drama Viu Original Reborn Rich, Jin Dong Ki (Jo Han Chul), anak kedua Jin Yang Chul (Lee Sung Min) selalu terlihat ramah dan penuh senyuman. Pertama kali melihatnya, mungkin banyak yang merasa dia termasuk anggota keluarga Soonyang yang baik. Namun, siapa sangka dibalik senyumannya itu tersembunyi berbagai taktik licik untuk bisa menjadi pemimpin perusahaan besar keluarganya.

Jing Dong Ki bahkan tidak segan-segan menggunakan cara-cara kotor untuk menjatuhkan saudara-saudaranya agar dia yang terpilih menggantikan kedudukan ayahnya. Seperti apakah kelicikan Jin Dong Ki untuk merebut kursi kepemimpinan Soonyang? Ini dia beberapa diantaranya yang bisa dilihat dalam Reborn Rich yang tayang di Viu setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.

1.     Bekerja Sama dengan Musuh

Pada episode 3 Viu Original Reborn Rich, diceritakan kalau Jin Yang Chul menugaskan putra pertamanya Jin Young Ki (Yoon Je Moon) untuk membeli perusahaan Hando Steel. Masalahnya bukan hanya Soonyang Group saja yang tertarik membeli Hando Steel, melainkan juga Daeyong Group, perusahaan saingan Soonyang Group.

Awalnya Jin Young Ki merasa Daeyong Group bukanlah ancaman besar dalam mendapatkan Hando Steel karena kondisi perusahaan itu tidak memungkinkan untuk mengeluarkan uang banyak. Tapi, ternyata Daeyong Group menawarkan Hando Steel dengan harga tinggi yang menyebabkan Soonyang Group harus mengeluarkan dana lebih untuk mendapatkan perusahaan baja itu.

Setelah diselidiki ternyata Jin Dong Ki lah yang bekerja sama dengan Daeyong Group untuk bisa mendapatkan Hando Steel. Karena dia ingin mendapatkan Hando Steel yang memang dibutuhkan oleh Soonyang Group. Pengkhianatan Jin Dong Ki menyebabkan perusahaan Soonyang Group harus kehilangan uang yang cukup besar dan ayahnya harus menahan malu setiap kali ketemu dengan pemimpin Daeyong Group.

 

2.      Memata-matai Jin Do Joon

Salah satu kelebihan Jin Dong Ki adalah dia hobi memata-matai orang lain. Target favoritnya tentu saja Jin Do Joon (Song Joong Ki), keponakan bungsunya yang cerdas. Dia bahkan sengaja memberikan Do Joon supir pribadi yang ditugaskan juga untuk melaporkan kegiatan sehari-hari Do Joon.

Ketika dia dapat kabar kalau Do Joon sering datang ke kantor Power Share, perusahaan investasi yang juga berusaha mendapatkan Hando Steel, Jin Dong Ki pun melaporkan hal ini ke ayahnya. Dia berusaha menghasut Jin Yang Chul dengan bilang kalau Do Joon berkhianat dengan menjalin hubungan bersama Power Share. Akibatnya, Jin Yang Chul meminta Oh Se Hyun (Park Hyuk Kwon), investor Power Share untuk mencari tahu tentang kebenaran berita ini.

Untungnya kelicikan Jin Dong Ki ini malah jadi boomerang bagi dirinya sendiri. karena Oh Se Hyun malah dapat kesempatan untuk memberikan informasi ke Jin Yang Chul tentang pengkhianatan Jin Dong Ki yang bergabung bersama Daeyong Group dalam mendapatkan Hando Steel.

 

3.     Mencoba Menguasai Saham Adiknya

Jin Do Joon pelan-pelan mulai mengambil alih anak-anak perusahan Soonyang demi niatnya untuk sepenuhnya membeli perusahaan milik kakeknya itu. Dimulai dengan menguasai 30% saham Soonyang Department Store milik bibinya, Jin Hwa Young (Kim Shin Rok). Saham ini bisa ada di tangan Do Joon sebagai jaminan hutang bibinya kepada Miracle, perusahaan milik Do Joon. Sehingga Jin Hwa Young pun terpaksa meminta bantuan kakak-kakaknya jika tidak ingin saham itu dikuasai Jin Do Joon.

Bukannya membantu adiknya, Jin Dong Ki malah menawarkan Jin Hwa Young untuk menjual seluruh saham Soonyang Department Store kepada dirinya. Bukan hanya itu, Jin Dong Ki juga mencoba menawar 30% saham Soonyang Department Store dengan harga 2 kali lipat. Untungnya, Oh Se Hyun yang saat itu sudah menjadi partner bisnis Do Joon di Miracle menolak melepas saham Soonyang Department Store. 

 

4.     Menggali Keburukan Jin Seong Jun

Bukan hanya Jin Do Joon yang jadi targetnya, Jin Dong Ki pun berusaha mengorek keburukan keponakan sulungnya, Jin Seong Jun (Kim Nam Hee). Gara-gara anak dari Jin Young Ki ini kabarnya akan diberikan saham perusahaan Soonyang dari kakeknya sebagai hadiah pernikahan.

Jin Dong Ki pun membawa bukti kalau Ji Seong Jun sudah mendirikan perusahaan palsu di luar negeri sebagai cara untuk mencuci uang hasil korupsinya dalam proyek pembangunan Kota Baru Seoul. Dengan harapan ayahnya akan berubah pikiran untuk memberikan saham ke Jin Seong Jun.

Tapi, ternyata Jin Yang Chul sudah tahu kalau Jin Seong Jun menggelapkan uang perusahaan. Dia bahkan berkata kalau dia tahu semua gerak-gerik anggota keluarga Soonyang, termasuk Jin Dong Ki. Sebagai ancaman agar Jin Dong Ki berpikir dua kali kalau ingin berkhianat lagi.

 

5.     Mencoba Ambil Alih Perusahaan Jin Do Joon

Nah, kelakuan Jin Dong Ki yang paling menyebalkan adalah usahanya dalam mengambil alih perusahaan investasi Jin Do Joon, yaitu Miracle. Perusahaan Miracle berkembang sangat cepat hingga membuat Jin Dong Ki yang bertanggung jawab dalam bisnis keuangan Soonyang merasa terancam.

Bekerja sama dengan Mo Hyun Min (Park Ji Hyun), istri Jin Seong Jun, dia lalu berusaha menjatuhkan Miracle dengan membuat berita fitnah di media. Akibatnya Miracle mendapat nama buruk dan ditinggal oleh para kliennya. Di tengah kesulitan inilah, Jin Dong Ki sok hebat yang berusaha jadi pahlawan dengan menawarkan agar Miracle diakusisi ke perusahaan keuangan milik Soonyang.

Dia juga berusaha makin mempersulit Miracle dengan membeli saham-saham Miracle di Amerika Serikat. Namun, rencana licik Jin Dong Ki ini gagal dengan adanya peristiwa 9/11. Semua saham Amerika anjlok dan Jin Dong Ki pun mengalami kerugian yang besar. Akhirnya keadaan pun berbalik, Jin Dong Ki yang merugi dan kehilangan banyak klien terpaksa menjual saham perusahaan miliknya ke Jin Do Joon.

Rencana apalagi yang dipersiapkan Jin Dong Ki untuk melawan Jin Do Joon dan anggota keluarga Soonyang lainnya? Saksikan ceritannya di Reborn Rich yang tayang di Viu setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.(*)

 

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.