Header Ads

Tips Beli Aglaonema Online: Cara agar Tak Tertipu Teknik Fotografi

DOK PRIBADI - Sejumlah koleksi aglaonema dengan berbagai jenis.


KABARESOLO.COM - Di foto tampak memesona, semalaman sampai terbayang-bayang akhirnya nggak bisa tidur. Diputuskan membeli, kontak si penjual dan barang dikirim.

Setelah sampai rumah....badala..... langsung lemes, ternyata aglaonema yang dikirim tak sesuai dengan ekspektasi kita saat melihat foto, Rabu 9 September 2020..

Si penjual nggak salah karena semua yang ada di foto sesuai dengan yang dikirim, hanya saja karena teknik fotografi dan sudat pandang (angle foto) yang tepat sehingga beberapa kelemahan aglaonema tak terlihat.

Baru kita bisa melihat kelemahan aglaonema setelah sampai ke rumah.

Mau protes? Gimana protes barang datang sesuai dengan yang ada di foto semua ciri, corak dan fisik sesuai foto hanya berbeda ekspektasi karena salah menilai foto.

Maka harus cermati sebelum memutuskan untuk membeli atau ikut bidding di lelang aglaonema.

Lelang atau penjualan aglaonema via Facebook lumayan lebih baik, penjual biasanya menunjukkan foto serta kondisi yang sesuai, tapi tak jarang yang menggunakan teknik fotografi sehingga aglaonemanya terlihat sangat menawan.

Beberapa yang sering terjadi yakni ketika aglaonema datang, loh kok kecil?

Padahal di bayangan kita aglaonema itu sangat besar atau sedang tapi ternyata kecil, setelah dilihat foto dengan aslinya, memang itu, corak, fisik daun dan batang sesuai.

Kenapa bisa demikian? Padahal pada foto sudah diberi pembanding seperti bungkus rokok atau korek gas.

Seharusnya kita sudah bisa membayangkan seberapa besarnya seberapa tapi tetap saja mata tertipu.

Ini karena kita tak secara langsung membandingkan, meski ada pembanding bungkus rokok atau korek gas tapi ketika posisi foto lebih dekat seolah aglaonema tersebut besar.

Jadi solusinya, pertama ambil pembandingnya misalnya korek gas, ambil korek gas di rumah, lalu ambil aglaonema atau tanaman apapun yang kita punya.

Bawa dan dekatkan dengan foto baru kita bisa membandingkan secara nyata bisa membayangkan besarnya seperti apa.

Biasanya penjual yang baik ia akan menunjukkan apa adanya bisa sambil video call, bisa juga divideokan aglaonema, dibandingkan dengan galon isi ulang Aqua misalnya.

Dengan galon isi ulang karena besar sangat mudah untuk membandingkan.

Lalu selanjutnya warna aglaonema, warna di foto berbeda dengan kondisi nyata.

Ingat sekarang banyak aplikasi di smartphone yang canggih, foto daun yang jelek bisa direkayasa, bahkan yang jelek bisa juga jadi bagus karena handphone atau aplikasi di smartphone tersebut.

Maka cari foto lain untuk membandingkan tiap warna, di internet banyak kok gambar aglaonema ketika diketik namanya muncul, sehingga kita bisa lebih cermat membandingkan foto-fotonya.

Paling enggak ketika kita belum pernah melihat aglaonema yang akan kita beli secara nyata kita bisa melihat foto-foto lain sebagai perbandingan sehingga kita bisa membayangkan bentuk fisik aglaonemanya.

Nah hal lainnyai adalah cacat pada daun seperti lubang atau sobek.

Saat melihat foto secara sekilas, karena warna dan bentuk yang menawan pada foto kita malahan melihat lubang atau sobek kecil menjadi hal yang biasa.

Padahal setelah aglaonema datang, loh kok gini lubangnya, kok gini sobekannya.

Tak jarang karena ketrampilan sudut pandang atau angle saat memotret kita tak mencermati kalau daun ada lubang atau telah menguning.

Daun menguning kalau menguning secara keseluruhan mungkin normal karena memang sudah tua dan saatnya gugur, tapu kalau hanya area tertentu bahkan sampai meninggalkan spot hitam berarti ada masalah, mungkin cendawan atau penyakit.

Hal ini biasanya disembunyikan dari jepretan kamera, setelah sampai akhirnya ketahuan.

Jadi sebaiknya lihat foto dari segala sisi dan perhatikan semua fisik bahkan sobek atau lubang kecil, jangan terlena dengan keindahan foto, kalau memang lubang atau sobekan bakal mengganggu mendingan jangan diambil aglaonemanya.

Meski demikian tergantung tujuan membeli, kalau nantinya segera dijual kembali ketika ada cacat sedikit nggak masalah asalkan harga murah.

Hanya tinggal melakukan perawatan beberapa saat bisa aglaonema memiliki penampilan lebih baik dan bisa dijual dengan harga lebih mahal.

Namun bila tujuan membeli untuk koleksi sendiri tentu cari yang terbaik dengan memperhatikan dengan detail.

Nah satu lagi yang paling penting yakni tentang kesehatan aglaonema, ingat, aglaonema yang sehat semakin ke atas daun semakin besar.

Bila semakin atas daun semakin besar itu tandanya aglaonema sehat, bila makin atas daun makin kecil atau justru bentuknya aneh berarti ada masalah dengan pertumbuhan.

Ada beberapa kemungkinan, kemungkinan sedang menumbuhkan akar, menumbuhkan bunga atau justru terserang penyakit.

Jadi ketika melihat aglaonema yang ditawarkan dan tampak indikasi kalau daun semakin ke atas semakin besar itu menunjukkan salah satu ciri-ciri aglaonema sehat.

Oh ya saat ini marak penipuan online, ingat jangan tergiur harga murah, harga yang tak masuk akal menjadi salah satu ciri penipuan.

Apalagi akun-akun FB yang baru bikin, akun seperti ini sering digunakan para penipu.

Tips agar tak tertipu belanja aglaonema secara online simak: Cara Sepele agar Tak Tertipu Beli Aglaonema via Online di FB atau E-commerce Cari Penjual Amanah seperti Ini

Demikian tips untuk Anda semoga bermanfaat. (KabareSolo.com/Rimawan Prasetiyo)

                                


Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.