Header Ads

Langkah Bangkit dan Raih Kesuksesan Setelah Kena PHK Imbas Covid-19

IST - Ilustrasi.


KABARESOLO.COM
- Setiap orang tentu tahu beda antara kena PHK dan resign.

Kena PHK berarti keputusan pemutusan hubungan kerja dari perusahaan tempat bekerja dan keputusan sepihak sepenuhnya dari pihak perusahaan sementara resign merupakan keinginan sendiri untuk tak lagi bekerja atau bergabung dalam satu visi misi perusahaan.

Namun bukan itu.

Hal paling penting adalah kondisi mental dan kesiapan, bagi yang resign tentu telah memikirkan matang-matang dan menimbang baik buruknya keluar dari pekerjaannya.

Paling tidak telah siap secara materi atau telah ada perencanaan apa yang akan dilakukan setelah keluar kerja, sehingga untuk urusan perut tak menjadi masalah.

Beda banget dengan kena PHK, siapapun tak akan siap.

Dan biasanya PHK dilakukan mendadak karena suatu hal, rata-rata ulah si karyawan yang melanggar aturan perusahaan.

Namun kali ini berbeda, banyak karyawan baik yang disiplin, terbaik, punya kualitas kerjaan yang unggul tetap saja kena PHK.

Ya saat ini Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan perekonomian dan banyak orang kena PHK karena banyak perusahaan gulung tikar, Jumat 17 Juli 2020.

Lalu apa langkah terbaik untuk bangkit sekaligus raih kesuksesan setelah kena PHK imbas Covid-19?

Berikut langkah-langkah bangkit ala KabareSolo.com.

1. TENANGKAN DIRI

Sadari dan tenangkan diri bahwa ini kondisi nyata.

Biarkan rasa kecewa, was-was itu hadir karena PHK tak hanya berimbas pada diri tapi juga keluarga.

Namun jangan biarkan larut dalam kesedihan, PHK ini kondisi luar biasa bukan kesalahan diri, banyak orang mengalami karena bencana pandemi dan sifatnya bukan hanya nasional bahkan global.

Jangan menyalahkan diri karena memang bukan salah kita, kondisi ini di luar kuasa kita karena kena PHK bukan lantaran berkinerja buruk, melakukan pelanggaran atau mencuri uang perusahaan, misalnya.

Kena PHK karena imbas Corona dan perusahaan telah bangkrut.

2.KASIH KABAR

Jangan malu, segera kasih kabar keluarga, saudara atau sahabat.

Bukan karena ingin dikasihani tapi agar keluarga atau orang terdekat kita tahu akan kondisi kita dan sama-sama untuk bisa menguatkan agar bisa keluar dari keterpurukan.

Orang-orang terdekat memiliki peranan penting untuk memberi motivasi, menguatkan, atau mungkin punya solusi ke depannya.

3. LAPOR RT

Kenapa harus lapor RT?

Lapor Ketua RT sangatlah penting agar perangkat desa mengetahui kondisi kita.

Ingat ini bencana global dan pemerintah telah memiliki serangkaian program untuk membantu warganya.

Beberapa bantuan telah digulirkan mulai dari uang tunai atau sembako.

Bukan berarti ingin dikasihani biar dapat bantuan, bukan demikian tapi memberikan informasi agar Ketua RT memiliki data.

Mereka akan memberikan bantuan sesuai dengan kondisi warganya, kalau dari kondisi tersebut layak mendapat bantuan uang ya terima bisa untuk modal kerja.

Bisa juga ketika ada bantuan pelatihan kerja atau modal usaha kita yang telah lapor ke RT bisa diikutsertakan.

4.TEMUI TEMAN ATAU SAUDARA YANG SUKSES

Mungkin tahap ini banyak yang kurang suka karena saya yakin banyak orang tak ingin dikasihani atau mengemis-ngemis untuk minta bantuan.

Bukan ini maksud di tahapan ini.

Menemui teman atau saudara yang sukses untuk berdiskusi.

Sampaikan bahwa baru saja kena PHK imbas Corona, lalu maksud kedatangan bukan untuk meminta bantuan uang tapi minta saran.

Ingat saran terbaik muncul dari orang yang pernah terpuruk dan mampu bangkit.

Lakukan diskusi dan serap saran-saran terbaik.

Siapa tahu mereka memiliki jalan keluar atau bahkan malah memberi pekerjaan, ini tentu anugerah yang tak terkira.

Lakukan silaturahmi sebanyak mungkin ke teman atau saudara yang dinilai memiliki asam garam dalam bisnis atau karier.

Kumpulkan saran-saran terbaik bila perlu catat.

5. RAJIN BERDOA

Berdoa makin rajin sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut.

Pasrahkan diri dan nasib keluarga pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Yakin bahwa di balik kesulitan bakal ada jalan keluar terbaik.

Mintalah dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati, jalan terbaik pasti terbuka lebar.

6. SUSUN RENCANA 

Pada tahap ini saatnya untuk melakukan rencana dan beraksi.

Setelah mendapat saran terbaik dari teman atau saudara, jadi bekal kita dalam melakukan perencanaan.

Bisa saja dulu pernah ada rencana untuk buka sebuah usaha tapi takut gagal dan mungkin karena sudah memiliki pekerjaan tetap yang menjanjikan.

Nah dengan adanya PHK ini malah mungkin jadi kesempatan untuk mencoba.

Bila bingung dengan jenis usaha atau pekerjaan, simak artikel berikut:



Tak ada usaha yang sia-sia, semua bila dilakukan dengan penuh kesungguhan akan membuahkan hasil.

Selalu semangat, penuh rasa syukur dan mari berjuang untuk menghadapi pandemi ini. 

Semoga bermanfaat. (KabareSolo.com/ Rimawan Prasetiyo)




Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.