Header Ads

Seperti Inilah Era New Normal dan Empat Skema Pemerintah Bantu Petani dan Nelayan saat Covid-19

IST - Presiden Jokowi saat meninjau kesiapan menuju kenormalan baru.


KABARESOLO.COM - Saat ini pemerintah sedang menyiapkan era new normal atau kenormalan baru yakni hidup berdampingan dengan Covid 19 tapi dengan protokol kesehatan yang ketat, Jumat 29 Mei 2020.

Baru baru ini Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan mode transportasi MRT hingga beberapa mall.

Ia turun langsung meninjau Stasiun MRT di Jakarta pada Selasa 26 Mei 2020 lalu, ia kemudian menuju pusat perniagaan di Bekasi.

Presiden Jokowi mengecek langsung bagaimana prosedur standar baru atau new normal yang telah diterapkan di sarana-sarana publik.

Ia menyadari bahwa perekonomian masyarakat harus terus berputar, sambil menunggu vaksin Virus Corona, diterapkan kenormalan baru.

Sebuah kondisi di mana masyarakat bisa beraktivitas tapi dengan protokol kesehatan yang ketat agar bisa menekan penyebaran Virus Corona.

"Kita ingin bisa masuk ke kenormalan baru dengan kesadaran dan kedisiplinan yang kuat untuk menekan angka penyebaran Covid-19."

"Dalam satu minggu ini akan kita lihat bagaimana dampaknya."

" Apabila terdapat perbaikan yang signifikan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota, maka upaya seperti ini akan kita perluas ke daerah-daerah lain," demikian pernyataan Presiden Jokowi melalui postingan di akun Facebook terverifikasi.

Presiden Jokowi juga telah menerjunkan aparat TNI dan Polri di titik-titik keramaian di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Penerjunan aparat untuk persiapan pelaksanaan tatanan normal baru, hingga dilihat angka-angka dan fakta-fakta di lapangan di masa persiapan ini.

Bila nantinya dinilai efektif, maka akan digelar dan dilebarkan lagi ke provinsi dan kabupaten/kota lainnya.

Era normal baru yang produktif dan aman diberlakukan dahulu di beberapa provinsi dan kabupaten kota yang indikator penularan dan pertumbuhan kasus Covid-19 makin melambat dan cenderung bisa dikendalikan.

"Jadi, perlu kita pastikan tingkat kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan virus ini sebelum bersiap menuju fase produktif dan aman sebagai sebuah normal baru."

"Protokol mengenai tatanan normal baru tersebut sudah disiapkan Kementerian Kesehatan untuk diperkenalkan lebih dini dan masif kepada masyarakat luas," imbuh Jokowi di postigan Facebook Rabu 27 Mei 2020.

EMPAT SKEMA UNTUK PETANI DAN NELAYAN

Sementara itu untuk petani dan nelayan, pemerintah telah menyiapkan empat skema yang bisa ditempuh.

Skema ini membantu para petani dan nelayan agar dapat tetap berproduksi dan menjaga ketersediaan bahan pokok selama masa pandemi.

Empat skema tersebut antara lain:

Pertama, melalui program jaring pengaman sosial untuk meringankan biaya konsumsi rumah tangga mereka.

Kedua, program subsidi bunga kredit yang saat ini sedang berjalan, melalui sejumlah program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Membina Keluarga Sejahtera (Mekaar), pembiayaan ultramikro (UMi), pegadaian, hingga pembiayaan dan bantuan permodalan dari beberapa kementerian.

Ketiga, pemberian stimulus sebagai modal kerja bagi para petani dan nelayan yang dapat disalurkan melalui perluasan program KUR bagi para penerima yang dinilai layak kredit. Saya telah meminta ke jajaran terkait agar prosedur dan aksesnya dipermudah, sederhana, dan tidak berbelit-belit.

Keempat, bantuan melalui instrumen nonfiskal dengan cara mengupayakan kelancaran rantai pasokan yang akan meningkatkan produktivitas para petani dan nelayan. Kita harapkan usaha pertanian dan perikanan ini bisa lebih baik melalui ketersediaan bibit, pupuk, dan alat-alat produksi.(*)

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.