Header Ads

Ini Jadwal dan Lokasi Kios Sembako 'Super' Murah di Pasar-pasar Tradisional Solo

KABARESOLO/ROBERTUS RIMAWAN - Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo saat diwawancarai awak media Senin 27 Mei 2019 terkait pasar murah 2019.

KABARESOLO.COM - Gebrakan baru dari Pemerintah Kota Surakarta yakni hadirkan kios sembako dengan harga murah di pasar-pasar tradisional.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo di hadapan awak media seusai membuka Pasar Mirunggan Gotong Royong Bakdan Neeng Solo, Senin 27 Mei 2019 di Balaikota Solo.

Pasar Mirunggan merupakan pasar murah menyediakan semua kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri, berlangsung dari 27 - 29 Mei 2019 di halaman Balaikota Solo mulai pukul  07.30 WIB.

Nah Pasar Mirunggan Gotong Royong Bakdan Neng Solo menyajikan kebutuhan warga dengan harga yang lebih murah.

BACA: Buruan Hanya 3 Hari! Sarti Semringah Seusai Antre Minyak Murah Meriah di Balaikota Solo

Tujuannya untuk mengendalikan inflasi dan meengendalikan harga di pasaran, selain itu agar warga bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga murah.

Kenapa bisa harga murah?

Walikota Solo menelaskan ini karena kepedulian pengusaha, produsen  atau distributor yang saling bergotong royong.

Masing-masing pengusaha atau produsen dan distributor merelakan dagangan mereka dengan harga lebih murah.

Dengan kata lain para pengusaha yang memiliki rezeki berlebih diberikan paada orang lain.

"Mirunggan itu artinya lebih atau longgar kalau ada rezeki lebih ya diberi ke orang yang membutuhkan, makanya kegiatan ini disebut Pasar Mirunggan," jelasnya.

Namun ada juga arti lain dari Mirunggan yakni miring regane unggul barange (miring harganya unggul barangnya).

"Nek wong Jowo utak atik gathuk tapi memang barang-barang dijual di sini unggul  bukan cuci  gudang ya kalau cuci gudang kelamaan di gudang dicuci dua tiga kali sudah rusak. Namun barang di sini berkualitas bagus hanya harganya lebih murah," imbuh Rudy.

Dalam kegiatan ini Rudy menegaskan kalau Pemkot Solo sama sekali tak mengeluarkan biaya , semua dari gotong royong pengusaha, Pemkot Solo hanya memfasilitasi  tempat.
Nah selain di halaman Balaikota Solo ada kios sembako murah di pasar - pasar tradisional.

Kios tersebut juga diberi nama Mirunggan Gotong Royong.

JADWAL DAN LOKASI KIOS MIRUNGGAN

Walikota Solo mengatakan kalau Kios Mirunggan juga ada di beberapa pasar tradisional dan sudah ada hari ini.

Namun jam buka terbatas yakni hanya dari pukul 06.00 - 08.00 WIB.

"Ngopo ko esuk, ben sregep tangi esuk. Nek sregep tangi esuk lancar rezekine tangi awan rezekine ditotol pitik (Kenapa pagi, biar raajin baangun pagi. Kalau bangun siang rezekinya dipatuk ayam). ya ini hanya ungkapan Jawa yang benar kalau bangun pagi buka pintu sirkulasi udara dalam rumah lebih sehat, sehat itu juga rezeki," imbuhnya.

Meski demikian tutupnya kios juga melihat kondisi, menurut Walikota Solo kalau antrean masih panjang dan stok masih ada bisa dibuka hingga pukul 09.00 WIB.

"Tapi ya jangan seharian kasihan pedagang pasar nanti tidak laku bisa merusak harga pasar," katanya.

Lokasi Kios Mirunggan Gotong Royong nantinya akan ada di semua pasar tradisional di Solo, tapi saat ini menurut keterangan Walikota Solo baru ada di Pasar Gede, Pasar Legi, Pasar Jongke, Pasar Nusukan.

Berikutnya Pasar Jebres dan Pasar Pucangsawit baru proses dimintakan lokasi kiosnya.

Jadi silakan langsung bangun pagi dan sambangi Kios Mirunggan Gotong Royong di pasar-pasar tradisional. (KabareSolo.com/Robertus Rimawan)

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.