Header Ads

Wah Kini Pasar Jebres Solo Ada Fasilitas yang Bikin Emak-emak Hepi

IG HUMASPEMKOTSURAKARTA - Pasar Jebres Solo saat diresmikan.

KABARESOLO.COM, SURAKARTA - Satu lagi pasar direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Surakarta.

Bila dulu pasar tradisional identik dengan kekumuhan, banyak sampah, becek dan tak bersih, sekarang berbeda.

Pemkot Surakarta menyelesaikan satu persatu persoalan mendasar pasar-pasar tradisional di Kota Solo.

Pasar-pasar tradisional kini diberi fasilitas yang bermuara pada kenyamanan konsumen sehingga keinginan untuk pergi ke pasar tradisional sama seperti masuk ke mall.

Bahkan kini di Pemkot Surakarta muncul gerakan agar PNS/ASN untuk belanja di pasar-pasar tradisional.

Kali ini yang telah dilakukan revitalisasi adalah Pasar Jebres.

Pada Kamis 11 April 2019 lalu Wakil Walikota Achmad Purnomo meresmikan Pasar Jebres.

Tercatat Pasar Jebres adalah pasar tradisional ke-32 dari total 44 pasar tradisional yang sudah direvitalisasi Pemkot Surakarta.

Seperti dikutip dari Humas Pemkot Surakarta Achmod Purnomo dalam sambutannya mengatakan kalau rencananya semua pasar tradisional di Kota Surakarta akan direvitalisasi.

Tujuannya untuk kesejahteraan masayarakat.

"Pemerintah Kota Surakarta tetap berkomitmen mempertahankan pasar tradisional. Pembangunan dan revitalisasi terus dilakukan, sebagai upaya untuk mengembalikan daya tarik pasar tradisional ditengah era moderen seperti sekarang ini," jelasnya.

Kini Pasar Jebres memiliki fasilitas-fasilitas yang memadai, pasar ini dibangun di atas tanah PT KAI seluas 3.993 m2.

Ada tiga bangunan dan dikerjakan selama dua tahun dengan waktu mulai pengerjaannya dari tahun 2017.

Kini fasilitas-fasilitas yang dimiliki Pasar Jebres makin lengkap, dari sisi keamanan pasar ini kini dilengkapi dengan perangkat CCTV.

Perangkat ini bakal merekam keseluruhan aktivitas di pasar sehingga bila ada sebuah insiden atau tindak kriminalitas semuanya terpantau dalam kamera CCTV.

Ada dua lagi yang paling relevan dibutuhkan dan biasanya sulit ditemukan di tempat-tempat lain.

Pertama adalah akses untuk penyandang difabel, biasanya para difabel kesulitan bila harus menyambangi lokasi-lokasi publik satu di antaranya pasar tradisional.

Namun di Pasar Jebres ada fasilitas yang memudahkan penyandang difabel untuk berbelanja.

Satunya lagi yang bikin emak-emak hepi adalah ruang untuk menyusui bayi.

Para ibu yang membawa bayi sebagian besar kesulitan karena tak ada tempat untuk menyusui dengan adanya ruang laktasi memudahkan ibu untuk menyusui bayinya.

Selain itu beberapa lokasi sudah diatur lebih baik seperti kios, loss, area kuliner, area gilingan daging, plataran, kantor pasar.

Ada juga fasilitas musola, toilet yang memadai serta drainase yang baik agar tak terjadi luapan air.

Asyik bukan, yuk ke pasar tradisional, fasilitas-fasilitasnya makin baik. (*KabareSolo.com)
.

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.