Header Ads

Yuk Kawal Pemilu dan Gabung Jadi Netizen Independen yang Berpihak Pada Kebenaran Data

ISTIMEWA - Silaturahmi penggagas Kawal Pemilu di Kantor KPU RI tahun 2014, tampak Ainun Najib tengah gunakan peci.


Berawal dari keinginan mulia seorang pria bernama Ainun Najib mencegah terjadinya manipulasi dalam proses rekapitulasi suara. Ia bersama beberapa teman membuat sistem brilian melalui Kawalpemilu.org. Ayo gabung dan tunjukkan kepedulianmu untuk Indonesia!

KABARESOLO.COM - Gelaran Pemilihan Presiden 2019 kali ini memang berbeda karena juga menyertakan pemilihan suara untuk kursi DPRD tingkat II, DPRD tingkat I, DPR RI maupun DPD RI.

Bila tak ada pengawasan independen tak menutup kemungkinan bisa saja terjadi kecurangan.

Apalagi ada lima surat suara yang didapatkan satu pemilih dan tentu saja tak ada yang menginginkan suara jagoannya dikebiri?

Kawalpemilu.org mampu untuk mencegahnya dengan partisipasi banyak orang dan Anda salah satunya.

Dhias Tara seorang relawan Kawalpemilu.org asal Yogyakarta mengajak Anda untuk bergabung dan bersama-sama bergotong royong menjaga kredibilitas Pemilu agar berjalan dengan baik bebas dari praktik kecurangan.

"Kawalpemilu.org mengeluarkan aplikasi hitung cepat yang bebas kepentingan parpol dan intervensi pejabat berwenang mengajak masyarakat untuk terlibat menjadi saksi dan mengawasi hasil pemilu berupa rekapitulasi hasil suara dalam c1 yang di unggah ke dalam aplikasi," ujarnya kepada KabareSolo.com.

Maka ia mengajak untuk mengawal Pemilu dan Kawalpemilu.org membutuhkan lebih dari 809 ribu relawan. Ada 809 ribu TPS se Indonesia yang membutuhkan relawan independen untuk Kawal Pemilu.

Ingin bergabung silakan klik tautan ini.

KEGELISAHAN AINUN

Banyak yang mungkin ingin tahu apa itu Kawalpemilu.org?

Kawalpemilu.org berawal dari kegelisahan seorang pria bernama Ainun Najib.

Ia merasa gelisah dan khawatir kalau nanatinya bakal terjadi manipulasi saat penghitungan suara, saat itu di Pilpres 2014.

KawalPemilu.org yang digagas Ainun memuat tabulasi hasil rekapitulasi data scan dari formulir C1 untuk Pemilihan Presiden Indonesia 2014.

Awalnya data tersebut didapatkan dari situs web KPU.go.id.

Data tabulasi tersebut kemudian diunggah dan diperbarui pada server KawalPemilu.org setiap sekitar sepuluh menit.

Mengutip Wikipedia, tujuan dari situs ini adalah membuat rekapitulasi data Pemilu 2014 di Indonesia secara real count pada situs KawalPemilu.org untuk membantu KPU dalam hal mengawal formulir C1.

Situs independen ini terhitung mulai aktif sejak tanggal 14 Juli 2014.

Menurut Ainun, ide pembuatan situs ini bermula dari ketika ia sedang flu dan harus mengambil cuti sakit dari pekerjaannya setelah pilpres.

Ide itu muncul dari sebuah Facebook chat yang ia lakukan dengan teman-temannya yang juga ahli teknologi informasi.

Mereka terinspirasi dengan diunggahnya formulir C1 oleh KPU, dan keinginan mereka adalah mencegah terjadinya manipulasi dalam proses rekapitulasi suara.

Dari percakapan tersebut, Ainun bersama rekan-rekannya yaitu Felix Halim di Mountain View (di Silicon Valley, Kalifornia) dan Andrian Kurniady di Sydney, Australia berikut Ilham WK yang berada di Jerman dan Fajran Iman Rusadi yang berdomisili di Belanda, mereka lanjut mengimplementasikan kawalpemilu.org dengan konsep crowdsourcing dengan sukarelawan.

Ainun lalu merekrut para sukarelawan melalui sebuah grup Facebook yang awalnya dirahasiakan. Implementasi situs tersebut selesai dalam waktu dua hari.

Ketika akhirnya hasil digitalisasi dan perhitungan kawalpemilu.org diumumkan melalui jejaring media, situs tersebut menjadi viral dan mendapat liputan media cetak dan elektronik, baik nasional dan internasional.

Ainun menyatakan ia tidak mengira bahwa situs tersebut akan mendapatkan perhatian sebesar ini.

Rekapitulasi data dari hasil pemindaian formulir C1 pada situs KPU hasil digitalisasi dilakukan oleh netizen independen yang merupakan sukarelawan dengan metode crowdsourcing untuk memasukkan data tersebut secara gotong royong.

Situs ini menyatakan bahwa mereka merupakan sebuah gerakan partisipasi netizen independen yang berpihak pada kebenaran data.

Relawan memasukkan data dengan membuka halaman input untuk kelurahan atau desa tertentu.

Situs ini lalu memberikan halaman yang terdiri dari potongan formulir C1 yang diunggah dari situs web KPU untuk seluruh TPS di kelurahan atau desa itu.

Di samping potongan ini, terdapat formulir web di mana relawan bisa memasukkan angka yang ia lihat di potongan tersebut.

Proses pemasukan angka adalah satu-satunya langkah yang menggunakan input manual.

Proses lain, seperti pengunggahan dan pemotongan formulir C1, penjumlahan angka, dilakukan secara otomatis.

Hal ini juga dimudahkan oleh pengunggahan C1 oleh KPU yang dilakukan secara terbuka, tepat waktu, dan terstruktur rapi menggunakan konvensi penamaan yang memungkinkan otomatisasi pengumpulan data.

Menurut halaman Facebook KawalPemilu.org, diperkirakan input data hanya butuh waktu 5 detik per TPS, jika relawan telah terbasa.

Dengan kekuatan relawan sekitar 700 orang, dalam kondisi ideal dan asumsi 5 detik per TPS, input data untuk 478.828 TPS secara teori dapat dilakukan dalam waktu 1 jam per orang.

Kenyataannya, karena tiap relawan butuh waktu untuk belajar dan membiasakan dengan antarmuka situs, dan juga karena perlunya waktu untuk merekrut relawan, proses ini berjalan selama 3 hari.

KawalPemilu.org tidak punya kantor. Semua relawan bekerja sukarela tanpa dibayar dengan komputer dan koneksi internet miliknya masing-masing.

Hebat bukan, yuk gabung dan ikut berpartisipasi demi Pemilu yang bermartabat. (*/KabareSolo.com)

Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org - Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -Cara gabung di kawalpemilu.org - Ainun Najib - kawalpemilu.org - Facabook Kawalpemilu.org -

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.