Header Ads

Wow Pantes! Ternyata Ini Rahasianya Solo Jadi Kota Nomor Satu Layak Huni

KABARESOLO.COM/ROBERTUS RIMAWAN - Potret Kota Solo,  nyaman dan asyik untuk berwisata. 

KABARESOLO.COM, SURAKARTA - Dalam beberapa hari ini santer terdengar kabar Kota Solo berpredikat sebagai kota layak huni, Sabtu 5 Januari 2018.

Predikat ini bukanlah isapan jempol karena predikat ini disematkan oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP).

IAP merupakan organisasi yang berfungsi sebagai wadah pembinaan, komunikasi, konsultasi dan koordinasi antar ahli Perencanaan Wilayah dan Kota, juga antara Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota dengan ahli lainnya, lembaga masyarakat, swasta, pemerintah dan internasional.

Organisasi ini menetapkan Kota Solo di posisi pertama sebagai kota paling layak huni dari tujuh kota lainnya di Indonesia.

Predikat ini juga berdasarkan survei yang telah  dilakukan di 26 kota dan 19 provinsi.

Mengutip situs resmi Pemkot Solo,  Ketua Kompartemen Livable City IAP Elkana Catur mengatakan Solo terpilih menjadi kota yang memiliki nilai paling tinggi dan konsisten menjadi kota yang layak huni bagi warganya. Berdasarkan data kota layak huni, pada tahun 2017 index kota layak huni Solo mencapai 66,9 persen.

Nilai ini yang terbaik mengungguli nilai kota-kota lainnya seperti Semarang, Balikpapan, Denpasar, dan Palembang.

Selain Solo, ada enam kota lain yang masuk ke dalam top tier city, yakni kota dengan nilai index livability di atas rata-rata. Keenam kota tersebut yakni Palembang (66,6 persen), Balikpapan (65,8), Denpasar (65,5 persen), Semarang (65,4 persen), Tangerang Selatan (65,4 persen) dan Banjarmasin (65,1 persen).

“Solo dan Balikpapan adalah kota yang konsisten sebagai Top Cities. Kota Solo adalah kota yang memiliki index tertinggi disusul dengan Balikpapan dan kota lainnya,” kata Elkana.

Hasil survei juga terungkap jika aspek ketercukupan pangan dan fasilitas peribadatan serta pelayanan keagamaan dari sebuah kota menjadi aspek paling memuaskan bagi masyarakat dengan presentase mencapai 76 persen.

Aspek ketiga yang dirasa cukup membuat masyarakat Indonesia merasa nyaman tinggal di kotanya yaitu pengelolaan air bersih, angkanya mencapai 75 persen.

"Fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan juga menjadi poin plus masyarakat merasa nyaman hidup di kotanya, kedua angkanya sama yaitu 71 persen, " imbuh Elkana.

RAHASIA KEUNGGULAN

Apa rahasianya?  Kenapa Kota Solo mendapatkan predikat teratas sebagai kota layak huni?

Pagi tadi Sabtu 5 Januari 2019, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo melakukan dialog reguler secara live di Radio Meta FM.

Dalam kesempatan tersebut Walikota menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena tanpa bantuan warga predikat ini tak dapat diraih.

Ia juga mengimbau agar masyarakat terus menjaga kebersihan,  ketertiban dan kedamaian di Kota Solo.

Ia memaparkan rahasia kesuksesan Kota Solo raih predikat tersebut karena berbagai aspek.

Aspek-aspek tersebut antara lain fasilitas publik,  ketercukupan pangan,  air bersih,  kesehatan,  pendidikan dan sebagainya.

Ia mencontohkan soal air bersih misalnya,  tak dipungkiri wilayah Kita Solo tak semua area bisa terjangkau Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM).

Ia kemudia mengagas sumur air dalam yang dikelola secara swadaya oleh warga.

"Ini saya gagas ketika saya jadi wakil walikota (red: wakil walikota saat Presiden Jokowi masih menjabat sebagai Walikota Solo) saat itu sudah disosialisasikan tapi awalnya banyak yang menolak," jelas Walikota Rudi.

Namun  seiring berjalan waktu sumur air dalam ini banyak yang sukses setelah dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarat (KSM)  bentukan setempat.

KSM ini yang mengelola,  merawat dan beri pelayanan air bersih untuk warga.

"Mirip PDAM ada meteran penggunaan air dan warga membayar ke KSM agar pelayanan air bersih bisa terus berjalan," kata Rudy.

Beberapa lokasi seperti di Mojosongo dan beberapa wilayah lain bisa berjalan lancar dan sukses setelah difasilitasi oleh Pemkot Solo hingga bagaimana pengelolaannya.

"Dulu banyak yang nolak karena banyak yang berhasil dan berjalan dengan baik kini malah rebutan," kata Walikota Solo dalam siaran langsung di Radio Meta FM.

Selain air bersih poin lain tentang kesehatan.

Walikota Solo mengatakan kalau tentang kesehatan semua Puskesmas di wilayah Kota Solo sudah memenuhi standar atau terakreditasi.

Akreditasi tak lepas dari fasilitas kesehatan,  standar pelayanan,  ketersediaan dokter dan perawat,  obat-obatan dan sebagainya yang sudah ada di masing-masing Puskesmas.

Selai  Puskesmas walikota mengatakan kalau Solo juga sudah memiliki rumah sakit daerah yang layak.

"Saya memiliki misi agar Kota Solo di tiap kecamatan mempunya rumah sakit," ujarnya.

Beberapa wilayah yang dinilai lumayan jauh dengan rumah sakit akan diupayakan agar ada rumah sakit di wilayah tersebut.

Masih banyak hal-hal lain yang membuat Solo mendapatkan predikat ini.

Walikota berharap warga terus menjaga agar Solo terus menjadi kota layak huni.

Ikut bangga!  Selamat Kota Solo.  (KabareSolo.com/Robertus Rimawan Prasetiyo) 

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.