Header Ads

Kenapa Kuis Duit Tutup? Ternyata Masalah seperti Ini yang Dihadapi

ISTIMEWA - Kuis Duit ketika pertama kali muncul.  Postingan ini di akun Instagramnya. 


KABARESOLO.COM -  Kuis Trivia memang menggiurkan untuk jadi pilihan bisnis baru.

Dalam waktu singkat bisa mengumpulkan banyak orang karena tertarik dengan konsep dan hadiah uang yang didapatkan.

Namun banyak tantangan yang dihadapi dan belum disadari oleh pihak pengembang aplikasi tersebut, Jumat 7 Desember 2018.

Kuis Duit pun akhirnya tutup dan hingga tanggal 31 Desember 2018 nanti,  para peserta kuis yang telah mengumpulkan uang kemenangan diberi kesempatan untuk menarik uang maupun pulsa.

Penulis pun terakhir telah menarik sekitar Rp 800 ribu dari enam akun Kuis Duit yang dimainkan.

Total dengan 6 akun (smartphone) telah terkumpul beberapa juta sejak pertama Kuis Duit muncul hingga tutup.

Kuis Duit akhirnya mengikuti jejak Bearuang Kuis Trivia dengan konsep yang sama.

Bearuang bisa bertahan lebih lama sekitar 7 bulanan sementara Kuis Duit hanya seumur jagung sekitar 3 bulanan.

Pada artikel sebelumnya sudah saya sampaikan kalau kuis semacam ini hanya bisa bertahan maksimal 6 bulan bila tak memiliki perencanaan dan penghasilan yang jelas dalam menutup biaya operasional.

Boro-boro mendapatkan untung untuk menutup biaya operasional saja sudah banyak kerugian yang didera pihak pengembang aplikasi.

Dari awal sudah saya menebak Kuis Duit tak bertahan lama,  alasannya sederhana karena jor-joran beri hadiah.

Hadiah besar-besaran diberikan dan seolah memanjakan pemain.

Memang menarik banyak orang untuk main tapi akhirnya tak bertahan lama.

Menengok jejak aplikasi Bearuang yang telah melakukan serangkaian inovasi saja tak bisa bertahan dan akhirnya tutup.

Bearuang bahkan menurunkan nilai uang yang bisa didapatkan para pemain.

Yakni dengan mempermudah pertanyaan sehingga semakin banyak pemain yang mendapatkannya.

Selain itu kru Bearuang membuka kanal YouTube untuk nantinya bisa menambah penghasilan tapi akhirnya tetap saja tutup.

Padahal Bearuang memiliki puluhan ribu pemain fanatik.

Mereka yang dari awal main kuis ini tetap setia bahkan telah membuat komunitas-komunitas tak resmi.

Hingga sekarang pun masih ada kelompok eks pemain-pemain Bearuang yang terus eksis dan berkomunikasi.

Mereka bahkan terus melakukan kegiatan main bareng (mabar)  gunakan Line call group.

Andai saja Bearuang tak tutup,  niscaya setahun atau dua tahun akan bisa mendapat keuntungan.

Bahkan dengan menekan pengeluaran,  misalnya kuis hanya diadakan seminggu sekali sementara lainnya dipakai untuk hal lain seperti talkshow atau tantangan unik yang tetap membuat para pemain pantengin aplikasi Bearuang.

Kuis VIPLIVEID  misalnya mereka bahkan telah membuat inovasi baru seperti talkshow dengan bagi-bagi extra life.

Bahkan kini sudah mulai merambah ke ecommerce.

Kuncinya terus berinovasi terus berubah untuk bisa mendapatkan potensi-potensi pemasukan bagi Kuis Trivia.

Kuis Playday misalnya marketingnya kadang mampu mendulang sponsor sehingga ada waktu-waktu khusus kuis tematik dengan tema pertanyaan dari sponsor.

Lalu ada live untuk tambah pengetahuan dan wawasan serta bagi-bagi extra life.

Dua kuis ini bisa bertahan cukup lama karena mereka terus berinovasi.

Tak perlu tanya Kuis TGO,  kuis besutan LINE tanpa tambahan penghasilan pun TGO bisa bertahan lama.

Tampaknya LINE melihat peluang karena begitu banyak orang di seluruh Indonesia memanfaatkan LINE call grup untuk mabar kuis.

Mereka akhirnya bikin kuis.

Saya rasa LINE hanya butuh penguatan komunitas sehingga tak perlu pusing memikirkan pemasukan via TGO.

Dan awalnya hadiah jor-joran,  besar tapi lama-lama kecil untuk memperlambat pengeluaran terutama uang hadiah yang dikeluarkan.

Aplikasi bisa menghasilkan uang dari iklan yang diklik atau dilihat oleh pemain dan mungkin ada data atau mungkin hasil survei yang bisa dijual dari para pemain.

Meski demikian hasilnya tak menutup kalau tak memiliki konsep serta strategi yang baik.

Ingin bertahan lama sebenarnya yang paling ideal adalah aplikasi Kuis Trivia asal Lebanon yakni Play and Win.

Artikelnya pernah ditulis oleh teman saya di sini.

Play an Win memiliki konsep yang sangat ideal.

Bikin orang ingin terus memainkan tapi butuh waktu ekstra agar bisa mencairkan uang hadiahnya.

Sekali main Play and Win dengan 50 pertanyaan ada puluhan iklan yang muncul baik iklan gambar maupun video.

Pemain 'dipaksa'  nonton iklan videonya selama 30 detik kalau ingin melanjutkan kuis hingga mendapatkan hadiah.

Intensitas pemain mendapatkan hadiah pun sangat rendah,  karena konsep Play and Win yang brilian.

Play and Win akan memberikan 10 US dolar bagi yang bisa benar menjawab 50 pertanyaan dan mendapat poin tertinggi.

Poin tertinggi bisa didapat dengan cepat menjawab dan bonus reguler atau bonus harian.

Nah ini yang cukup sulit.

Tak semua pemain dengan mudah menang.

Bisa menjawab 50 pertanyaan secara tuntas saja belum tentu bisa mendapatkan poin tertinggi dan diganjar 10 dolar apalagi pertanyaannya sulit.

Untuk menang harus bisa mengingat dengan berulang-ulang kali memainkan kuis ini.

Nah untuk bisa mencairkan uang hadiah,  minimal mendapatka  100 dolar.

Istri saya butuh waktu sekitar 1 bulan untuk bisa mendapatkan 100 dolar dan telah berhasil dicairkan.

Itupun dengan main 6 akun (smartphone)  berkali-kali dan kadang mabar dengan teman-teman di komunitas khusus.

Nah pengembang aplikasi ini bisa mengatur atau memperlambat pengeluaran meski dalam sehari ada 24 kali dengan total 240 dolar hadiah untuk pemain.

Namun para pemain butuh waktu lama untuk bisa mencapai batas pencairan.

Kuis seperti ini yang bisa bertahan lama,  banyaknya iklan bisa menutup biaya operasional plus hadiah dan profesional uang hadiah cepat cair.

Jadi kunci sebuah Kuis Trivia bisa bertahan ketika bisa mengatur keluarnya uang hadiah atau menekan biaya operasional dan bisa mendapatkan pemasukan langsung secara rutin seperti iklan.

Bearuang dan Kuis Duit tampaknya belum berhasil.

Bagaimana dengan beberapa kuis lainnya?  Semoga tetap survive ya.  (KabareSolo.com/Robertus Rimawan Prasetiyo) 

5 comments:

  1. Min bahas dong kenapa tgo gak bisa bertahan lama dan tutup?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap hari ini akan diposting ulasan terkait TGO. Ditunggu ya, makasih.

      Delete
  2. Itu sekarang si t-go lagi libur dia min kenapa tuh?,dan kuis duit katanya masih:beta live aplikasinya, apa kemungkinan akan muncul lagi kuis duit min?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke hari ini akan diposting ulasan ringan tentang TGO dan Kuis Duit, ditunggu ya, makasih.

      Delete
  3. Ini tulisannya silakan simak: https://www.kabaresolo.com/2018/12/kuis-duit-stop-kok-nyusul-tgo-trivia.html?m=1

    ReplyDelete

Powered by Blogger.