Header Ads

Banjir Air Mata! Kronologi Siswa SD di Sleman Jogja yang 'Diperdaya' Akhirnya Bertemu Keluarga Berkat Facebook


ISTIMEWA - Banjir air mata ketika siswa SD (wajah korban sengaja disamarkan) ini ditemukan oleh keluarga. Pihak keluarga langsung menuju Kantor Polsek Jumo, mereka menangis dan berpelukan.

KABARESOLO.COM
- Peristiwa mengharukan terjadi, tiga pria dewasa menangis sesenggukan, satu di antaranya bahkan sempat sujud syukur.

Peristiwa tersebut terekam video dan jadi viral di Facebook pada Jumat (6/4/2018).

Ungkapan syukur juga disuarakan warganet melalui tautan video yang jadi viral dan tak sedikit yang mengaku ikut nangis melihat videonya.

Banyak netizen mengaku penasaran dengan peristiwa yang menimpa anak kecil ini, simak selengkapnya di sini.

Pada rekaman video dengan lokasi di Kantor Polsek Jumo, Temanggung , Jawa Tengah.
seorang siswa SD yang baru saja turun dari mobil patroli Polsek Jumo kemudian dipeluk oleh keluarganya, kemungkinan ayah dan kakak-kakak kandungnya.

Mereka berpelukan dalam tangisan.

Siswa tersebut berinisal MTL (13), siswa kelas VI SD.

Pelajar SD yang tinggal di Dusun Jlopo, Pondokrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta ini menjadi korban kejahatan pria tak dikenal, ia diperdaya oleh orang misterius yang kemudian merampas paksa motornya.

Padahal awalnya MTL hanya mengambil makanan lotek di warung Yayuk yang lokasinya tak begitu jauh dari rumah korban, alamatnya yakni Jlapan, Pondokrejo, Tempel Sleman pada Kamis (5/4/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Lebih kurang 30 menit kemudian orangtua MTL diberitahu oleh pemilik warung yakni Yayuk dan memberitahukan kalau putranya saat pulang berboncengan dengan seseorang yang tidak dikenal.

Hingga petang anak tersebut tak kembali di rumah.

Peristiwa ini anak hilang kemudian menyebar antar grup Facebook, satu di antaranya Info Cegatan Jogja (ICJ).

Setelah viral dari grup Facebook Temanggung dengan nama grup Cah-Cah Temanggung seorang pemilik akun Facebook berikan informasi kalau ada anak kecil asal Tempel Sleman Jogja ditemukan kedinginan pada pukul 04.00 WIB (subuh) di Dusun Tajem, Desa Karangtejo Kecamatan Jumo, Temanggung Jawa Tengah.

Motor MTL dirampas pria tersebut dan si anak diturunkan di Dusun Tajem yang jaraknya puluhan kilometer dari rumah korban hingga ditemukan warga setempat.

Berkat grup di Facebook dan kesigapan dari pihak kepolisian akhirnya MTL dipertemukan oleh keluarga.

Seperti pada tayangan video tersebut si anak dipeluk anggota keluarga dengan banjir air mata di Kantor Polsek Jumo.

Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua agar berhati-hati.

Anak kecil sering jadi sasaran empuk penjahat, mereka dengan berbagai tipu daya, minta diantarkan ke mana ternyata hanya untuk tujuan merampas sepeda motor yang digunakan si anak.

Anak harus diberitahu agar tak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, atau kalau masih belum cukup umur sebaiknya tidak boleh mengendarai sepeda motor sendiri meskipun hanya dekat.

Sebagian besar warganet mengucapkan terima kasih pada ICJ dan grup Facebook serta netizen yang telah membantu.

Rata-rata menyatakan kalau sepeda motor kalau harus hilang, diikhlaskan, harta dan benda bisa dicari yang penting nyawa selamat.

Netizen lain berharap pelaku kejahatan bisa segera ditangkap. (KabareSolo.com/Robertus Rimawan Prasetiyo)






Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.