Header Ads

Nikmati Solo dari 'Ketinggian' dengan Bus Tingkat Werkudara, Ini Kata Sopir, Tarif dan Reservasinya

 
Bis Tingkat Wisata Werkudara siap menemani Anda jalan-jalan keliling Kota Solo, simak selengkapnya tarif dan reservainya di sini.

KABARESOLO.COM - Bicara tentang Kota Solo seolah tak ada habisnya, dari sisi pariwisata tak sedikit tempat-tempat wisata yang menawan.

Tak sedikit spot-spot bagus untuk berfoto, lampion-lampion menawan, mural-mural yang keren hingga tempat-tempat eksotis.

Namun tak hanya itu, sang empunya kota sepertinya berikan akses transportasi yang nyaman untuk wisatawan..

Setelah sebelumnya KabareSolo.com pernah mengupas tentang Kereta Uap Jaladara, kereta wisata dengan bahan bakar kayu (BACA: Siapkan Uang Segini jika Ingin Naik Kereta Api Uap Jaladara yang 'Membelah' Jalan Raya Kota Solo) kali ini ada lho bus tingkat wisata yang mungkin belum banyak Anda ketahui.

Werkudara merupakan seorang tokoh dalam pewayangan, berkarakter kuat serta sakti mandraguna dengan ciri memiliki kuku tajam dan sangat kuat untuk mencabik musuh.

Tampaknya bus tingkat ini diberi nama Werkudara agar memiliki ciri yang sama, kokoh, besar dan kuat.

Pada bus tersebut tercetak gambar pria gagah dengan 'taring' kuku digambarkan sebagai Werkudara.

Kali ini KabareSolo.com kerkesempatan bersama anak-anak Playgroup dan TK Tadika Puri Surakarta untuk keliling kota dengan bus tingkat wisata Werkudara.

Selain menikmati serunya naik bus wisata tingkat karena bisa menikmati indahnya Kota Solo dari ketinggian, KabareSolo.com juga berkesempatan ngobrol dengan sopir bus Werkudara.

Joko Suranto sopir bus Werkudoro sudah jalankan tugas mengendarai bus tingkat ini sejak 2010 lalu.


Namanya Joko Suranto, ia merupakan sopir bus tingkat wisata Werkudara sejak pertama launching yakni pada 20 Februari 2011.

PNS BUMN DAMRI yang diperbantukan sejak 2010 masa persiapan bus Werkudara ke launching beber banyak fakta-fakta tentang bus ini.

Joko mengaku senang bisa mendapatkan amanah untuk mengoperasikan bus ini.

Mengoperasikan bus ini meruakan sebuah tanggung jawab yang besar lantaran besarnya bus dan ketinggian yang di atas rata-rata.

Bus merek Mercedes Benz ini memiliki tinggi 4,6 meter sehingga butuh seseorang yang mengenal Kota Solo agar bisa mengoperasikan bus ini dengan baik terutama terkait jaringan kabel listrik.

"Saya mengetahui wilayah mana saja yang bisa dilewati atau tidak. Jadi misalnya carter bisa menentukan rutenya mana saja tapi nanti saya yang memutuskan," jelasnya.

Hal ini terkait dengan kondisi jalan di Solo ada beberapa jalan yang ketinggian kabel listriknya bisa saja menghambat perjalanan bus tingkat ini.

Saat ini hanya Joko yang mengoperasikan secara full bus tersebut, sehingga kapanpun ada carteran ia yang mengemudikan.

Ia mengaku ambil libur fleksibel sesuai dengan kebutuhan, kalau ada jadwal dan carteran tentu ia tak ambil libur, tapi saat ada jadwal atau carteran bertepatan ia memiliki acara sangat penting maka ia akan meminta tolong temannya untuk menggantikan.

"Sehari sekali pernah ada yang kosong tapi kalau sedang penuh pernah sampai lima kali dan dari pagi sampai pulangnya jam 12 malam," imbuhnya.

Sesuai SOP bus berjalan rata-rata dengan kecepatan 30 kilometer per jam tapi ia sering antara 20 hingga 25 kilometer per jam demi kenyamanan penumpang.

Menjalankan bus tingkat memang tak mudah selain harus menguasai medan dan kemampuan nyetir ia juga harus memiliki strategi ketika mendapatkan halangan.

Satu di antaranya yakni ketika ban terkena paku.

Bayangkan bila bus tersebut berhenti di tengah jalan maka akan menganggu lalu lintas sekitar.

"Saya selalu cek kesiapan bus, terlebih ban kalau kempes pasti akan ketahuan sebelumnya. Nah kalau kena paku di tengah jalan saya cek dan kalau bisa jalan saya teruskan, paku akan saya copot nanti di bengkel," ujarnya.

Selama ini penggantian ban selalu di bengkel dan belum pernah di pinggir jalan hingga mengganggu lalu lintas atau menghambat perjalanan para wisatawan karena ia cek dulu sebelum berangkat untuk mengetahui kondisi bus.

Reservasi Bus Werkudara


Untuk mengakses bus wisata ini bisa dengan dua cara yakni carter bus Rp 800 ribu untuk 3 jam atau pemberangkatan reguler pada Sabtu dan Minggu yakni pada pukul 09.00, 12.00 dan 15.00 WIB, dengan harga tiket Rp 20 ribu.

Bus tingkat berangkat dari Dinas Perhubungan Kota Surakarta Jl Menteri Supeno Nomor 7, Manahan Surakarta.

Anak-anak TK Tadika Puri saat jalan-jalan naik Bus Tingkat Wisata Werkudara ditemani guru dan orangtua murid.


Reservasi dan informasi bisa kontak Indri 085642005156 atau Sandi 085229790462.

Rute berangkat antara lain melewati Manahan, Jl Menteri Supeno Nomor 7, Jl Adi Sucipto (Stadion Manahan), Jl Ahmad Yani, Jl Slamet Riyadi (Solo Grand Mall, Museum Radya Pustaka, Museum Danar Hadi, Batik Kauman), Gladag, Jl Jenderal Sudirman, Jl Urip Sumoharjo, Jl Kol Sutarto, Jl Ir Sutami (UNS), Jurug.

Sementara untuk rute kembali yakni dari Jurug, Jl Ir Sutami (UNS), Jl Kol Sutarto, Jl Urip Sumoharjo, Jl Jenderal Sudirman, Jl Sunaryo, PGS (Pusat Grosir Solo), Jl Kapten Mulyadi (kurma dan perlengkapan haji), Jl Veteran, Jl Bayangkara, Jl Dr Rajiman (Batik Laweyan), Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Slamet Riyadi, Jl Ahmad Yani, Manahan.

Bagaimana, tertarik untuk naik bus wisata ini?

Langsung kontak nomor tersebut atau datang langsung ke Kantor Dishub Kota Surakarta ya. (KabareSolo.com/Robertus Rimawan Prasetiyo)


Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.