Header Ads

'We Are One Wonder' Petang Ini Seremoni Penutupan Asian Para Games 2018

ISTIMEWA - Artis Indonesia dan Korsel bakal memeriahkan acara penutupan Asian Para Games 2018. 

KABARESOLO.COM, JAKARTA - Turut berbangga Indonesia membuktikan telah menjadi tuan rumah yang baik.

Dan kali ini Asian Para Games 2018 sudah selesai, Sabtu 13 Oktober 2018.

Berdasarkan keterangan pers yang masuk ke Redaksi KabareSolo.com sesuai catatan ada 2.800 Atlet dari 43 negara berlomba-lomba untuk menunjukkan siapa yang terbaik di ajang paralimpik se-Asia ketiga ini.

Didukung oleh 2.000 ofisial dan 8.000 relawan, Asian Para Games tahun ini adalah yang terbesar di sepanjang sejarahnya.

Jutaan mata tertuju kepada Indonesia sebagai tuan rumah.

Hal ini juga terasa ketika ajang olahraga ini dibuka pada 6 Oktober 2018, di mana Presiden Joko Widodo berpesan, melalui aksi memanahnya, agar kita menjadi bangsa yang
inklusif dan ramah disabilitas.

Akhir ajang ini tentu saja tidak lengkap tanpa sebuah Upacara Penutupan, tepatnya yang akan diselenggarakan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Sabtu, 13 Oktober 2018 pada pukul 18. 00 WIB.

Ratusan pendukung acara, baik dari dalam maupun luar negeri, siap untuk merayakan keberhasilan ajang olahraga ini.

Para musisi baru Allafta Hirzi Sodiq, Claudya Fritsca, Naura dan Sherly Sheinafia -- siap meramaikan selebrasi bersama
para senior mereka: Judika, Rio Febrian, Cokelat dan NTRL. Selain itu, AOA, atau Ace of Angels, girl band dari Korea Selatan, akan menjadi penampil pamungkas.

Daniel Mananta dan Ary Kirana akan memandu acara.

Tema Upacara Penutupan kali ini adalah “We Are One Wonder,” sebuah amalgamasi semangat paralimpik se-Asia.

Asia adalah benua yang penuh dengan “keajaiban,” baik alami maupun kultural. Wonder di sini juga mewakili para atlet yang
berlaga.

Tema ini merayakan keberhasilan para atlet yang luar biasa, yang membuktikan bahwa saat kita bersatu, banyak hal ajaib dan luar biasa yang bisa kita raih, melampaui segala batas kemampuan.

Para pemeran utama Upacara ini melibatkan 100 polisi cilik, 10 dalang, 20 penari, 22 contoh bunga nasional, dan dibantu
oleh 78 relawan dari seluruh Indonesia.

Di bawah arahan Executive Creative Director Raja Sapta Oktohari dan Ceremonies Director Aulia Mahariza, Upacara Penutupan Asian Para Games 2018 menjanjikan sebuah pagelaran unik yang akan menjadi klimaks untuk ajang olahraga yang penuh dengan inspirasi.

Sampai jumpa di Hangzhou 2022! (*/KabareSolo.com) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.