Header Ads

Turun Temurun! Nikmatnya Tahu Kupat Generasi Ketiga Racikan Maryono

KABARESOLO.COM/ROBERTUS RIMAWAN -  Tahu kupat racikan Maryono terkenal lezat.  Tampak salah satu pelanggan setianya,  Joko Sukarno (pakai topi) seusai menyantap tahu kupat istimewa. 

Seorang pria tampak begitu menikmati sepiring makanan yang tersaji di piring. Ia kemudian berujar.  "Rasanya berbeda, lebih seneng makan di sini,  enak di sini yang lain kurang mantap."

KABARESOLO.COM  -  Demikian tanggapan jujur Joko Sukarno (53) seorang pelanggan tahu kupat racikan Maryono (50),  Sabtu (1/9/2018).

Joko menilai tahu kupat bikinan Maryono memiliki sensasi rasa yang berbeda.

KABARESOLO.COM/ROBERTUS RIMAWAN - Sosok Maryono saat membuat tahu kupat. 


"Kuncinya di bumbu.  Kalau tahu kan sama-sama  bisa digoreng, bahannya sama tapi bumbunya enak. Saya cocok di sini enak," imbuh pria yang kesehariaannya seorang driver dan antarjemput anak majikannya sekolah.

Maryono yang mendengar komentar Joko terlihat mesam-mesem semringah.

Ia saat itu sedang membuatkan tahu kupat ada yang memesan lima piring.

Di sela-sela kesibukannya Maryono mengatakan kalau tahu kupat berasal dari daerahnya yakni Tawangsari Sukoharjo.

"Kalau dulu dipikul seperti pikulan sate sekarang pakai gerobak dorong, " ujarnya.

Kuliner tahu kupat ini merupakan bisnis kuliner turun temurun,  sebelumnya dari kakek,  turun ke ayahnya dan sekarang turun ke Maryono dan ia telah 20 tahun menjalani bisnis ini.

" Saya generasi ke tiga,  ada juga pakdhe dan saudara juga jualan seperti ini," imbuhnya.

Soal rasa Maryono mengaku memiliki kiat khusus,  kalau bumbu pasti tak berbeda tapi ia mengaku kalau kuah tahu kupat bikinannya lebih kental.

Tahu kupat bikinan Maryono memang istimewa.

Saat ada pelanggan yang memesan Maryono kemudian menyiapkan tahu putih lalu ia goreng dadakan.

Ia kemudian meracik bahan lainnya seperti mengiris kol,  mengulek cabai.

Lalu ia memasukkan bumbu kecap khusus dan cairan bawang putih.

Kol ditaruh di tengah lalu mie kuning dan dikelilingi dengan kupat serta tahu yang telah digoreng.

Tak lupa taburan kacang baru kemudian diguyur kuah bumbu di atasnya.

Tahu kupat bikinan Maryono memang enak,  sensasi pedas,  manis dan gurih terasa.

KABARESOLO.COM/ROBERTUS RIMAWAN - Kupat tahu buatan Maryono memang istimewa.  Buktikan! 


Gurihnya bawang putih berpadu dengan tahu goreng yang renyah serta kupat yang lembut di mulut.

"Tahu kupat buatan tiap orang berbeda,  meski berasal dari resep yang sama.  Seperti buatan saudara saya tentu berbeda dengan buatan saya.  Ciri khas  saya pada kuahnya yang kental," kata Maryono menegaskan.

Hanya dengan membayar Rp 7 ribu sudah mendapat hidangan istimewa tahu kupat racikan Maryono.

KABARESOLO.COM/ROBERTUS RIMAWAN - Gerobak dorong yang setia menemani 20 perjalanan bisnis kuliner Maryono. 


Gerobak dorong tahu kupat Maryono sering mangkal di depan SD Pangudi Luhur Solo setelah itu ia keliling.

"Tiap hari saya di sini lalu keliling.  Sehari habis antara 50 sampai 60 porsi," tambahnya.

Ingin mencicipi nikmatnya tahu kupat buatan Maryono?  Tiap pagi sampai siang datang saja ke SD Pangudi Luhur dan pasti terlihat gerobak dorongnya.

KABARESOLO.COM/ROBERTUS RIMAWAN - Banyak konsumen yang jadi langganan Maryono lantaran kupat tahu yang enak. 


Namun sabar biasanya banyak yang pesan dan harus antre.

Sukses ya Pak,  tahu kupatnya enak banget dan bikin ketagihan.  (KabareSolo.com/Robertus Rimawan Prasetiyo) 

No comments

Powered by Blogger.