Sebuah kota selalu berkembang seiring dengan perubahan jaman. Dengan keinginan mewujudkan kota Solo yang maju tapi tidak meninggalkan akar budaya tradisionalnya, upaya revitalisasi dan konservasi banyak dilakukan. Konservasi dan revitalisasi tidak hanya dilakukan pada bangunan-bangunan fisik tapi juga dilakukan pada seni budaya tradisional yang merupakan akar budaya masyarakat Solo pada khususnya dan Surakarta pada umumnya.
Melalui halaman ini, kami ingin merekam 'sedikit' gambar yang akan sedikit bercerita tentang perjalanan sejarah dan budaya kota Solo.
Ada budaya dan tradisi yang tetap dipertahankan keberadaannya sampai saat ini, ada bangunan-bangunan tua bersejarah yang turut mengiringi perjalanan panjang kota yang telah berusia lebih dari 260 tahun dan ada juga bangunan-bangunan modern yang muncul sebagai upaya kota untuk mengikuti perkembangan jaman. Beberapa diantaranya berhasil menyatu dengan 'harmonis', sedangkan beberapa diantaranya tampak berdampingan dengan 'aneh' dan tampak dipaksakan.
Semuanya sah-sah saja, bangunan kuno layak dipertahankan untuk sekedar nostalgia, wisata ataupun untuk menunjukkan jati diri kota, bangunan modern-pun berhak muncul untuk memenuhi kebutuhan warga kota akan modernisasi itu sendiri ataupun sarana pemenuhan kebutuhan. |